Mengalah bukan berarti kalah. Pernah dengar kalimat ini?

Sebagai makhluk sosial, pastinya kita tidak lepas dari keberadaan orang lain dengan watak dan karakter mereka yang berbeda-beda juga. Ada yang pemarah, cuek, egois, ada juga yang sabar dan lembut. Pastinya diumur kita saat ini, kita dituntut untuk menghadapi mereka dengan penuh kedewasaan, bukan?

Menahan kesabaran adalah salah satu bentuk proses menuju kedewasaan. Salah satu wujud menahan kesabaran adalah dengan belajar untuk mengalah. Namun, ada esensi yang harus diketahui kalau mengalah bukan berarti kalah. Sayangnya, hanya orang-orang tertentu yang akan mau mengakui kalimat ini.

Baca juga: Mencintai atau Dicintai, Lebih Baik yang Mana?

Karena hanya orang yang memiliki jiwa yang berkualitas tinggi yang mampu mengendalikan pikiran dan jiwa mereka untuk tidak bersifat egois dan kekanak-kanakanlah yang akan mengakui kalimat ini.

Mengapa demikian? Karena jika seseorang masih ingin menang sendiri, dia tidak akan mampu mengendalikan pikiran dan jiwanya dengan baik. Dia akan cenderung beradu pendapat walau alasan dia tidak begitu kuat dan akurat. Ya, gengsi mengontrol kehidupannya. Dia selalu ingin menang sendiri dan memilih untuk keras kepala atau ngeyel untuk mendapatkan kemenangan atau keuntungan bagi dirinya sendiri. Dia tidak mempedulikan apa yang menjadi pendapat orang lain yang kadang justru bertentangan dengan pemikirannya.

Mengalah bukan berarti Kalah

Baca juga: Bagaimana Cara Mengendalikan Ego yang Tinggi?

Mungkin kamu pernah bertemu dengan tipikal orang tersebut. Bagaimana reaksimu saat bertentangan pendapat dengannya? Atau mungkin kamu sedang mengalaminya dalam hubunganmu?

Mengalah telah menjadi rahasia untuk dapat menjaga hubungan agar tetap langgeng. Karena kerikil-kerikil kehidupan seperti pertengkaran, perbedaan pendapat, tak akan pernah selesai jika salah satu pihak tidak ada yang mau mengalah.

Jika kamu egois mempertahankan keingininanmu sendiri tanpa mencoba untuk mempertimbangkan keinginan pasanganmu, kamu hanya akan membuat hubunganmu dan pasangan menjadi dingin dan lama-kelamaan membuat hubungan tersebut terancam berakhir.

Maka dari itu, ada waktu-waktu tertentu mengalah butuh untuk diterapkan dalam hubungan. Walaupun demikian, kamu sadar kok kalau mengalah bukan berarti kamu kalah. Malahan kamu menginginkan hubungan itu untuk bertahan lebih lama dan harmonis.

Baca juga: Sadari Hal Ini, Membantumu Mengendalikan Ego

Summer – Foto: Dok. Unsplash. Dok. Giphy.