Gaya Pacaran Gen Z yang Bikin Geli | Personal

Makin ke sini sepertinya anak muda negeri ini makin nggak sadar jika tempat mereka tinggal adalah negara timur yang notabene masih memegang teguh kesopanan. Yup, nggak cuma soal pergaulan yang makin nggak karuan, kebiasaan mereka dalam memadu kasih juga makin melenceng jauh dari hanya sekedar saling kenal saja. Padahal orangtua sudah berkali-kali mengingatkan hal yang beginian. Namun kebanyakan kalah dengan argumen anaknya dan justru menarik kesimpulan sendiri kalau makin berubahnya zaman makin normal kelakuan bebas seperti itu.

Membahas kebiasaan anak muda pacaran memang bikin geleng-geleng kepala. Mereka seringkali melakukan hal-hal yang mungkin menurutnya romantis dan sebagainya. Padahal bagi yang melihat, hal tersebut seperti sesuatu yang memancing sarapan pagi untuk keluar lagi. Tapi, namanya juga sedang dimabuk asmara, pandangan sinis serta umpatan orang-orang sekitar anggap saja doa agar melanggengkan hubungan.

Nah, berikut adalah hal-hal yang sering dilakukan anak muda sekarang ketika memadu kasih. Jika kamu melakukan salah satunya, tolong hentikan kebiasaan memalukan itu sekarang juga.
Gaya Pacaran Gen Z
Baca juga: 9 Ciri-Ciri Sifat Dewasa Dalam Pacaran

Gaya Pacaran Gen Z

1. Panggilan Mamah-Papah atau Ayah-Bunda Padahal Masih Bau Kencur
Suatu ketika terdengar sebuah percakapan unik seperti ini, “Pah, Mamah beli jaket ini pantes nggak? Wah, pantes kok Mah, jadi makin cantik.” Alangkah terkejutnya ketika melihat kenyataan jika pelaku percakapan ini adalah dua ABG yang masih pakai seragam sekolah. Emang sulit dipercaya, namun ini sudah jadi kebiasaan para pasangan muda-mudi bau kencur di Indonesia.

Ini yang dinamakan pacaran kelewat batas. Belum ijab kabul malah nggak risih bilang papah mamah yang harusnya jadi nama panggilan sakral ketika sudah menikah. Alhasil, karena mereka sudah berasa suami istri maka kelakuannya pun amit-amit. Kira-kira sudah berapa banyak remaja kita yang sudah melakukan hubungan di luar nikah? Sangat banyak ternyata dan salah satu penyebabnya adalah panggilan belum waktunya seperti ini.

Gaya Pacaran Gen Z

2. Obrolannya Sok Serius Padahal Nggak Banget
Problem pasangan muda apa sih? Pasti nggak jauh-jauh dari main, hangout, belanja dan yang ringan-ringan saja. Namun ketika ini didiskusikan oleh mereka kenapa jadi sesuatu hal yang sangat serius sekali. Bikin yang mendengar serasa nonton sinetron alay yang episodenya nggak habis-habis.

“Yank, gimana dong, aku disuruh pulang sama mama? Bentar aja yank temenenin aku. Tapi, aku takut sama mama. Huh dasar cowok nggak ngerti cewek,” geli ya mendengar percakapan seperti ini? Makanya kenapa kita harus jaga pergaulan dan hindari pacaran sebelum waktunya adalah biar nggak terjebak dalam situasi yang seperti itu.
Gaya Pacaran Gen Z
Baca juga: Berita Mantan Pacar Hari Ini – Kabar Paling Update

Gaya Pacaran Gen Z

3. Rayain Momen Penting di Muka Umum
Namanya saja pacaran, maka nggak ada momen spesial mereka selain merayakan hari jadi. Biasanya sih, dilakukan dengan ceremonial biar berkesan katanya. Entah memberi hadiah, makan di food court atau sekedar berbagi ucapan sayang sambil mesra tapi di muka umum. Ngelus dada deh sama kebiasaan mereka yang satu ini.

Penting nggak sih pacaran baru empat bulan dirayakan? Sama sekali nggak. Kecuali sudah menikah, maka hal tersebut sah-sah saja bahkan direkomendasikan biar makin langgeng. Ketika kalian menemukan yang seperti ini segera beri petuah biar nggak makin ngawur nantinya.

Mungkin kita tidak kuasa untuk memberikan wejangan atau bahkan lapor kepada bapak ibu para pasangan muda ini. Tapi setidaknya jangan melakukan hal yang sama. Tanamkanlah sikap prihatin dan jangan membenarkan dengan mindset “kayak nggak pernah muda.” Padahal nasib bangsa mungkin ada di tangan mereka nanti.

Disalin dari Bombastis, Rizal 212w