Breadcrumbing merupakan istilah yang sering diberikan pada orang yang senang memberi perhatian pada lawan jenisnya namun tidak berujung pada status hubungan yang pasti. Biasanya seseorang melakukan breadcrumbing di media sosial. Mereka gak akan segan untuk berkomentar, menggoda dan mengirimimu pesan singkat di jam-jam yang tak menentu. Bahkan terkadang mereka mengirimu kado loh!

Namun, hal anehnya dari pelaku breadcrumbing adalah mereka akan selalu menolak untuk bertemu secara langsung. Ada saja alasannya. Kamu yang mulai baper pun mulai kesal dan terganggu emosinya dengan permainan si dia ini.

Baca juga: 12 Istilah Dalam Hubungan Percintaan. Versi Kekinian!

Nah, biar Moveoners gak berujung jadi korban dia yang sedang breadcrumbing, coba deh lakukan beberapa tips berikut ini.

1.Jujur tentang perasaanmu

Setelah beberapa waktu di dekatin secara virtual, cobalah untuk jujur terhadap perasaanmu saat ini. Apakah kamu mulai merasakan sesuatu yang berbeda dengan perasaanmu? Apa kamu nyaman ngobrol dengannya? Kamu menginginkan hubungan yang lebih lanjut? Atau sebaliknya, kamu merasa terganggu dengannya? Sebaiknya cobalah jujur dengan dirimu sendiri.

Jika kamu menginginkan hubungan yang serius, kamu boleh mengatakannya langsung padanya. Namun, jangan berharap banyak ya. Karena pada dasarnya, orang seperti ini gak berniat untuk mengambil komitmen dalam hubungan. Namun, kalau kamu merasa terganggu dengan perilaku ini setelah beberapa kali kamu mengajaknya untuk bertemu, kamu sah-sah saja kok untuk menyatakan apa yang kamu rasakan padanya. Setelah itu, move on ya! Mending berikan hatimu pada dia yang sudah siap untuk berkomitmen dalam sebuah status.

2. Jangan cepat-cepat balas pesan atau angkat telfonnya

Dia sedang breadcrumbing (1)

Mungkin selama ini karena kamu memiliki perasaan padanya, segala pesannya yang masuk dengan segera kamu akan balas. Telfon yang masuk juga dengan nada yang riang kamu jawab. Namun, karena sekarang kamu sudah sadar dia sedang breadcrumbing, segala pesan yang masuk darinya jangan langsung di balas saat itu juga ya. Telfon yang masuk darinya, jangan langsung dijawab. Biarkan dia menunggu-nunggu balasanmu. Hingga dia merasa bosan untuk mendekatimu.

Kalau dia suka menghubungimu di malam hari, kamu bisa membalas pesannya di keesokan harinya. Namun, kalau kamu tidak mau tersakiti lebih dalam, kamu tidak perlu membalas pesannya kok.

Baca juga: Berani Mencintai Berarti Juga Berani Untuk Kehilanggannya

3. Biarkan dia menyadari kalau kamu tidak tertarik kepadanya

Untuk menjadi tamengmu, biarkan dia menyadari kalau kamu sebenarnya tidak tertarik padanya. Selama ini obrolan kalian tidak memiliki arti khusus pada dirimu. Walau mungkin kamu harus menyangkal perasaanmu sendiri, namun hal ini jauh lebih baik untuk dirimu. Dengan membuat dia sadar akan kenyataan ini, kamu tidak membiarkan dia masuk terlalu dalam dalam kehidupanmu.

4.Jangan melakukan interaksi dengannya di social media

Semenjak dia tidak pernah menerima ajakanmu untuk bertemu secara langsung, saat itu juga kamu sudah tahu kalau kamu perlu untuk mengurangi interaksi dengannya bahkan tak perlu ragu lagi untuk benar-benar tidak merespon dirinya. Salah satunya dengan tidak melakukan interaksi di social medianya, seperti ngeview instagram storiesnya, ngelike postingannya, ataupun ngebalas chatnya.

5. Move on, cari yang lain

Kalau kamu memang sudah menginginkan sebuah hubungan yang memiliki status, jangan ragu untuk move on, alias cari yang lain. Dengan kamu mulai kenalan dengan orang baru, perhatian dan pikiranmu akan teralihkan. Perlahan-lahan kamu pasti mampu melupakannya dan menghilangkan perasaan yang tadinya sudah bertumbuh untuknya.

Baca juga: Tekanan Sosial yang Membuat Stress Karena Cinta

Pokoknya jangan mau jadi korban breadcrumbing ya, Moveoners!

Summer – Foto: Dok. Unsplash.